Wednesday, November 19, 2014

Star Reward for Good boy and Good Girl.

Seperti yang banyak kita dengar dimana mana, menjadi orang tua itu ga ada sekolahnya. Kita bisa jadi dokter, jadi chemist, jadi engineer, jadi profesi apapun dengan kuliah 4 tahun atau lebih. Tetapi adakah sekolah untuk menjadi profesi orang tua?? belum ada sampai sekarang, dan saya merasa menjadi orang tua itu adalah suatu profesi yang sangat serius karena akan mencetak generasi penerus kita selanjutnya, yang akan kita tinggalkan suatu saat nanti. Masa depan mereka tergantung pada seberapa serius kita sebagai orang tua mendalami profesi ini sekarang.

Dulu sewaktu masih bekerja, kalau ada masalah tinggal buka buku baca theory dan tanya sana sini, dicoba di Lab dan di coba di line customer, alhamdulillah problem solve. Itupun dikerjakan dengan serius dari 9 to 5 bahkan sampai 8 malam. Tetapi berbeda dengan profesi orang tua, kalau ada masalah dengan anak, dicoba di googling, tanya sana sini, theory dah lengkap tetapi karena yang dihadapi makhluk hidup juga yang punya pemikiran dan keinginan sendiri, maka satu theiry tidak cukup untuk memecahkan satu masalah.

Menghadapi anak laki laki memasuki usia 8 tahun, menurut saya adalah suatu tantangan tertentu. Karena dia sudah mulai terpengaruh dengan lingkungan sekolahnya, lingkungan bermainnya dan tentu saja dari film film dan games games yang di liatnya. Dimulai dari males belajar, malas membaca dan malas semuanya kecuali semangat untuk bermain games.

Setelah googling, tanya psikolog dan yang pasti berdoa dan berserah diri ke Allah, akhirnya mama nemuin ide supaya semua bisa berjalan seperti yang mama harapkan. Akhirnya pada suatu malam, begitu ide muncul, mama ga bisa tidur, langsung ambil kertas dan pulpen menulis semua yang terlintas di pikiran.

1. Menulis schedule untuk Mufid dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi.
   
Sebenarnya ide ini sudah pernah dan sering di lakukan dulu sewaktu di Schiedam karena pernah ikutan training "parent management". Tetapi dulu rasanya terlalu mendetail, setiap hari schedulenya berubah ubah dan susah untuk diingat. Akhirnya mama membuat schedule tetap Mufid untuk weekday. Bukan untuk Weekend, karena harus perlahan lahan.
contohnya : Jam wake up, then breakfast, then what time should go and wait for d school bus.
kemudian ada fun time dan jam berapa nunggu school bus pergi ngaji sorenya.

2. Membuat rules of reward
Setiap perbuatan yang sesuai dengan schedule dan perbuatan terpuji lainnya akan mendapat star dan berapa star yang akan dia dapat. Apabila dalam seminggu dia mendapat 50 star, maka Mufid berhak untuk mendapat 10 Dhs. Uang 10 Dhs boleh dipakai untuk apapun tetapi diingatkan untuk belajar menabung sehingga kalau mau beli sesuatu yang besar dan mahal bisa dibeli. atau boleh dimasukkan ke dalam tabung amal di mesjid atau dimanapun.

3. Table of Star.
Setiap malam sebelum tidur kita diskusi apa semua perbuatan yang sesuai schedule dan apa perbuatan baik yang telah di capai hari itu. apabila ada perbuatan yang dilanggar seperti "Bangun pagi telat dan nangis nangis* yang seharusnya mendapat 5 star kalau dilakukan dengan baik, maka akan dikurangkan menjadi 5star.

Dah 3 minggu program reward ini berjalan, dan alhamdulillah..............semua berjalan dengan lebih baik dan jauh lebih teratur dibanding sebelumnya. dan yang pasti, mama tidak perlu treak treak ngigatin waktu dan jam ke Mufid harus ngapain dan ngapain nya. Semoga Mufid dan Nadira jadi anak yang sholeh dan sholehah, penyejuk hidup dan Qurrata aĆ½un dan selalu menjaga sholatnya ya Nak, sampai kapanpun. Mama akan selalu berdoa untuk kalian berdua.











No comments:

Post a Comment