Thursday, December 29, 2011

Mie ayam

Mie Ayam + Bakso Wonogiri

Bagian 1: Resep dan metode pembuatan minyak bumbu

BAHAN:
  • 1 liter minyak goreng
  • 1 sendok makan ketumbar
  • 5 butir kemiri
  • 15 siung bawang putih
  • 5 siung bawang merah (besar, kalo pakai yang kecil gunakan 10 siung)
  • 2 batang sereh
  • 4 batang daun bawang
  • 1 ruas kunyit (sebesar kelingking)
  • 1 ruas laos (sebesar 2 jempol tangan, bisa diganti dengan 1 sendok makan laos bubuk)
  • 1 ruas jahe (sebesar jempol tangan)
  • 1 sendok makan merica bubuk (peres /tidak full)
  • 5 lembar daun salam
Langkah Pembuatan:

  • Haluskan ketumbar dan kemiri dan potong-potong bahan lainnya (bawang merah & putih, daun bawang, jahe, kunyit, sereh) untuk mempermudah penghalusan bumbu.
  • Giling semua bumbu tersebut (kecuali daun salam) menggunakan chopper.

  • Biasanya pada proses ini bahan-bahan tersebut agak susah halus.
  • Untuk mempermudah penggilingan bumbu sehingga didapatkan hasil yang halus, masukkan minyak goreng sekitar 2 sendok makan.

  • Goreng bumbu halus di dalam 1 liter minyak goreng, masukkan sedikit demi sedikit agar tidak meluap.
  • Goreng sampai bumbu mengering dan berwarna kecoklatan.

  • Saring minyak untuk memisahkan bumbu goreng (ampas) tadi dengan minyaknya. Setelah minyak dingin, simpan Minyak akan dipakai sebagai minyak sayur (minyak bumbu) sedangkan bumbu dalam botol.
  • Goreng (ampas) digunakan untuk memasak ayam.

Bagian 2: Memasak Ayam
BAHAN:

  • 1 dada ayam fillet
  • 4 potong paha ayam lengkap (atas-bawah)
  • 1 kotak jamur merang ( champignon) berat 400 gram, boleh lebih atau kurang sesuai selera
  • 5 sendok makan kecap manis
  • 3 sendok makan saus tiram
  • 1 sendok makan garam
  • 1 sendok makan gula pasir
  • 1 sendok makan merica bubuk
  • Daun bawang, daun jeruk
  • Bumbu goreng dari proses pembuatan minyak sayur. Jika lain kali tidak sedang membuat minyak sayur sehingga bumbu goreng ini tidak tersedia maka bisa digunakan minyak sayur sebanyak 7 (lima) sendok makan.
Langkah Pembuatan:

  • Potong-potong ayam ukuran dadu sekitar 1 cm dan jamur merangnya

  • Bumbu goreng (ampas) sebagai bahan dasar untuk bumbu ayam.
  • Rebus bumbu goreng dalam 1 liter air sekitar 15 menit.

  • Saring hasil rebusan bumbu tersebut, ambil airnya dan buang ampasnya.
  • Masukkan potongan ayam dan jamur terlebih dahulu. Aduk rata 5-10 menit, kemudian masukkan potongan daun bawang dan daun jeruk.

  • Terakhir, masukkan merica bubuk, gula pasir, garam, kecap manis dan saus tiram. Rebus hingga asat (kurang tahu bahasa Indonesia-nya).
  • Inilah hasil akhirnya.

BAKSO WONOGIRI (3 ETCS)
Resep dan metode pembuatan bakso

BAHAN UNTUK 1 KALI GILINGAN (1/4 kg daging):
  • 1/4 kg daging tanpa lemak (bisa daging sapi, ayam, atau ikan)
  • Sekitar 50 gr tepung tapioka (= 3 sendok makan full)
  • 2 siung bawang putih
  • Putih telur dari 1 butir telur
  • 1 sendok teh garam (peres)
  • 1/2 sendok teh merica bubuk
  • Penyedap secukupnya, sedikit aja (bisa pakai kaldu blok atau vetsin (= 1/2 sendok teh))
  • Sekitar 25 cc air es/dingin (= 2-3 sendok makan), kalau kurang nanti bisa ditambahkan saat penggilingan, sedikit demi sedikit.

  • Potong-potong daging kecil-kecil untuk memudahkan penggilingan.
  • Masukkan semua bahan bakso ke dalam chopper ini (daging potong, putih         telur, garam, potongan bawang putih, merica bubuk, penyedap/kaldu, air es).

  • Tutup, pasang motornya dan giling sampai halus. Coba jalankan chopper sekitar 1 menit dahulu dan cek. Jika adonan terlalu kaku tambahkan air es sedikit demi sedikit dan giling lagi. Hasil akhir seperti gambar diatas.
  • Siapkan air hangat/panas dalam panci yang akan digunakan untuk merebus bakso.
  • Jangan lupa cuci tangan sampai bersih. Ambil adonan pakai tangan kiri sementara tangan kanan pegang sendok.
  • Celupkan/basahi sendok dengan air dingin agar adonan tidak lengket ke sendok (dilakukan setiap adonan terasa nempel di sendok) sewaktu membentuk bulatan bakso.Remas (“diplotot” kata orang Jawa) adonan yang di tangan kiri tadi dan ambil dengan sendok, adonan yang keluar dari lingkaran yang terbentuk oleh jari telunjuk dan jempol. Untuk langkah ini diperlukan pembiasaan agar bentuk bakso bisa bulat.
  • Masukkan bakso tadi ke panci berisi air hangat yang telah disiapkan, lakukan sampai semua adonan telah menjadi bulatan.
  • Rebus bakso. Diperlukan waktu sekitar 10-15 menit dari saat air mendidih sampai bakso matang. Sebenarnya bisa ditandai dari mengapungnya bakso sebagai pertanda telah matang.
Catatan: pada proses perebusan ini akan terbentuk buih-buih di permukaan air, buang buih-buih ini menggunakan sendok agar air rebusan tidak meluap­luap. Air sisa rebusan bakso bisa dimanfaatkan untuk kuah.

  • Angkat dan tiriskan.
  • Jika bakso yang dibuat dirasa terlalu banyak untuk dikonsumsi sekali, setelah bakso dingin bisa dilakukan penyimpanan dengan memasukkan dalam plastik (gunakan plastik bening agar tidak bau) dan kemudian masukkan ke freezer. Asal pembekuannya baik bisa tahan lebih dari seminggu. Saat akan mengkonsumsinya kembali cukup rendam dengan air hangat sampai lunak kembali, dan rebus lagi dalam kuah bakso.

PENYAJIAN MIE AYAM + BAKSO WONOGIRI (1 ETCS)
Bumbu untuk 1 porsi makan
  • 2 sendok makan minyak sayur dari proses di atas.
  • 1/2 sendok teh garam.
  • 1 sendok teh kecap manis.
  • 1/4 sendok teh vetsin (bagi yang tidak suka bisa tidak memakainya).

  • Rebus mie kuning: segala mie telor bisa dipakai. Untuk di Belanda yang cukup cocok adalah Chinese Eirenmie buatan Conimex. Hasil terbaik akan didapatkan jika menggunakan mie basah, dan untuk itu tersedia Mie Ramen (ada di Xotus (Oriental group), buatan Singapore dan ada label halal-nya), tapi harganya lebih mahal.
  • Kemudian tiriskan.

  • Aduk semua bumbu dalam mangkok/piring sementara mie direbus.
  • Campurkan mie dengan bumbu dalam mangkok/ piring.
  • Tambahkan ayam dan bakso di atasnya dan tambahkan sekitar air yang tersisa di rebusan ayam untuk mendapatkan kuah yang gurih.
  • Tambahkan sayuran, bisa: sawi, pakcoy atau kol. Tambahkan bawang goreng. Jika suka tambahkan pula irisan daun bawang.
  • Untuk kuah bisa menggunakan air kaldu atau air putih biasa yang mendidih secukupnya.
  • Bagi penggemar makanan pedas bisa ditambahkan sos sambal, atau hasil ulegan cabe merah.
Inilah hasil akhir Mie Ayam + Bakso Wonogiri
Note:
Bumbu minyak (minyak sayur) biasanya berlebih. Bisa disimpan untuk membuat mie ayam berikutnya sehingga tidak perlu menyiapkan bumbu seperti proses di atas lagi. Untuk memasak ayam, bumbu goreng (ampas dari pembuatan minyak sayur) bisa diganti dengan bumbu minyak tersebut.

SELAMAT MENCOBA!!!

Hidup

Hidup........................memang harus dinikmati disetiap detiknya, karena kita tidak bs mengulangi waktu yang telah berlalu. PAda dasarnya kehidupan manusia ini terbagi atas 5 fase. Ini kata-kata yang aku dapat dari hasil obrolan aku dengan ibuku tersayang melalui telpon. Aku tidak bisa untuk tidak menelpon Ibu/Pa melebihi seminggu. Minimal sekali seminggu aku harus menelpon mereka. Mulai dari cerita apa saja sampai cerita yang rada2 serius.

Waktu itu aku bertanya ke Ibu, ngapain aja ibu di rumah berdua aja sama Apa? yaahh ibu menjawab, yaaa sholat, ke mesjid, baca alquran. yaaahh itulah Ibu dan Apa, masuk fase berdua sekarang dan mempersiapkan diri untuk masuk ke Fase sendiri. Aku mulai berpikir apa maksud dari perkataan Ibu ini. yaahh beginilah hasil kesimpulan ibuku.

Fase pertama adalah : Fase sendiri. Selama 9 bulan kita sendiri di dalam rahim ibu.
Fase kedua adalah : Fase berdua dengan pasangan kita sebelum kita punya keturunan.
Fase ketiga adalah : Fase rame-rame dengan anak-anak kita. Canda tawa sedih marah semuanya heboh pada fase ini.
Fase keempat adalah : Fase berdua lagi dengan pasangan kita setelah anak-anak kita dewasa dan mereka mempunyai keluarga masing-masing. Nah inilah fase yang sedang dijalanin kedua orangtuaku tercinta.
Fase kelima adalah : Fase sendiri lagi, dimana kita harus berpisah dengan pasangan kita tinggal di alam yang lain yaitu alam barzah.

Untuk itulah kita harus menikmati semua fase kehidupan kita ini dengan sebaik-baiknya. Aku emngeluh ke Ibu karena kadang capek ngurus anak-anak, mereka rewel, nakal, ga mau makan, suka stress sendiri. Ibuku ngasih nasehat, nikmatilah semuanya Nak. Ga akan terulang lagi waktunya. Sekarang Mufid umur 5 tahun, sebentar lagi dia sudah mulai menjadi ABG ga mau lagi ikut kemana2, dia sudah punya dunia sendiri dan mungkin ga sampai 15 tahun lagi dia akan meninggalkan kamu, meneruskan kuliahnya ke kota lain atau benua lain. pasti kamu akan merindukan saat2 sekarang ini. Seperti Ibu/Apa sekarang, ingin sekali kalian semuanya ngumpul  di satu kota, ga berjauhan seperti sekarang. Tapi keinginan itu cuma tinggal keinginan, ga akan mungkin terwujud, karena kalian punya cita-cita sendiri juga.



Makanya nikmatilah kehidupan sekarang di fase manapun engkau berada anakku.

I love U Ibu/Apa.

Mufid demen masak

Hari ini mulai wintervakantie dari tgl 26 Des 2011 sampai 6 January 2012. Rencananya kita ga akan kemana2, berhubung dingin dan Papa harus masuk kerja terus biar nanti bulan February, kita ke Spain PApa bisa cuti seminggu.

Hmm bingung juga di rumah harus ngapain yaa biar liburannya asik. Akhirnya mama ngajak DD dan Fid masak. Fid buka2 buku resep dan bilang pengen bikin Donut.









ya udah, akhirnya Mufid belajar bikin donut. Mulailah Mufid baca resep dan mulai nimbang2 tepung, ngaduk dengan telor. jadi deh adonan. Mufid mulai mencetak nya dan menggoreng. Baru selesai satu donut langsung dimakan. lucu banget.

Besoknya Mufid bangun dan langsung nanya mau masak apa lagi hari ini Ma? hmmm bingung deh, pilih yang gampang aja yaaa........puding aja yaaa......wuenaknyaaa mereka rebutan makan puding, sampai habis. Puding dengan campuran susu yang paling dominan.

DD dan bumba

Hmmmm dah 20 hari DD berusia 2 thn, tapi DD belum juga bisa ngomong :-( baru bisa bilang Papa, mama, dada (sekali sekali), bumba, pupup, mau................hmmm cuma itu. kenapa yaaa?? tapi setiap konsultasi dengan dokter, selalu dibilang normal. EMang sih DD bagus banget interaksi dengan kita. Kalau dia mau cerita sesuatu selalu diperagakan dengan bener. kayak dia tadi jatuh disana, gimana cara jatuhnya, pasti diceritain disana. Kalau dia mau minta balon, dicobanya memperagakan cara meniup balonnya. haahhh banayk banget yang pengen diomonginnya tapi DD belum bisa, kenapa yaaaa??? semoga bentar lagi DD bisa ngomong dengan cepat, kayak Ariq.

Sekarang semuanya disebut bumba. Minta permen, bilangnya Mama mau bumba..............biskuit juga bumba, pisang juga bumba haaahhhhh semuanya bumba, gara-gara ketagihan film bumba nih. Sampai-sampai sekarng kalu bobok harus pegang bumba, apa aja, boleh coklat, biskuit atau apa aja. Setiap kebangun selalu nyari2 bumba juga. ada-ada aja.
DD sayaannnggg................DD sayaannggg, ada-ada aja

Tuesday, December 20, 2011

Mufid dan tandart

Hari Rabu kemaren, 14 Desember.
Untuk ketiga kalinya selama di Belanda Mufid harus berurusan dengan dokter gigi. Untuk pertama kalinya ke dokter gigi di De Witte Brug, Papendrecht. Kali ini usaha dokter untuk menambal gigi graham Mufid yang berlobang gagal total. Karena dokternya menyuntik gusi Mufid dan Mufid sangat2 takut disuntik. alhasil, Mufid menangis meronta2 dan doktenrya pun menyerah. Akhirnya kita pulang dengan bibir mufid menebal dan bebal karena suntikan doktenrya membuat bibir mufid bebal dan menebal.

Hampir setahun sudah kejadian tersebut. Akhirnya sebulan yang lalu mama bawa Mufid ke dokter gigi yang di Schiedam. Dokternya baik, perempuan cantik. Dengan santainya Mufid masuk ruangan dokter sendiri dan mau disuruh apapaun oleh dokternya dan tidak terjadi perlawanan sama sekali. Malahan keluar dari raung dokter, Mufid malahan dapet kadeutjes.

Terakhir hari Rabu minggu kemaren, gigi Mufid akhirnay berhasil di tambal oleh dokter tanpa ada tangisan atau protes dari Mufid. Tapi mama ga tahu pasti apa yang terjadi di dalam ruangan dokter karena dokternya minta mama ga usah masuk ruangan, biar Mufid sendirian. Mufid keluar ruangan dengan senyum manis dan gigi sudah ditambal.

what a brave boy U R, my son!! I Love U always!!

TOnsilitas dan DD

Mendengar saran dokter kalau didi harus di operasi amandelnya karena terlalu sering terjadi peradangan. Langsung pikiran ku melayang ke hal2 yang jelek, bagaimana kalo operasinya tidak berjalan dengan baik, bagaimana kalau nanti DD kesakitan setelah operasi, bagaimana kalo ini, kalo itu. Haahhhh...............Ya Allah, berilah jalan yang terbaik buat anakku, Nadira.

Untuk menghilangkan waswas ku, ini ada artikel tentang tonsilitis.




Tonsillitis adalah suatu peradangan pada tonsil (atau biasa disebut amandel) yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, namun hampir 50% kasus tonsilitis adalah karana infeksi. Tonsilitis akut sering dialami oleh anak dengan insidensi tertinggi pada usia 5-6 tahun, dan juga pada orang dewasa di atas usia 50 tahun. Seseorang terpredisposisi menderita tonsillitis jika memiliki resistensi yang rendah, memiliki tonsil dengan kondisi tidak menguntungkan akibat tonsilitis berulang sebelumnya, sebagai bagian dari radang tenggorok (faringitis) secara umum, atau sekunder terhadap infeksi virus (biasanya adenovirus yang menyebabkan tonsil menjadi mudah diinvasi bakteri).
Manifestasi klinik yang mungkin timbul pada tonsilitis sangat bervariasi untuk tiap penderita, diantaranya rasa mengganjal atau kering di tenggorokan, nyeri tenggorok (sore throat) rasa haus, malaise, demam, menggigil, nyeri menelan (odinofagia), gangguan menelan (disfagia), nyeri yang menyebar ke telinga, pembengkakan kelenjar getah bening regional, perubahan suara, nyeri kepala, ataupun nyeri pada bagian punggung dan lengan.
Diagnosis dari tonsilitis akut atau berulang ditegakkan terutama berdasarkan manifestasi klinis. Meskipun demikian prosedur kultur dan resistensi bakterial sangat dianjurkan. Hal ini berkaitan dengan ditemukannya jenis bakteri Streptokokus beta hemolitikus grup A pada 40% kasus, di mana tonsilitis yang terjadi sekunder terhadap bakteri ini dapat menimbulkan berbagai komplikasi yang cukup berat. Jenis bakteri lain yang juga dapat ditemukan, antara lain: streptokokus alfa dan gama, difteroid, stafilokokus aureus, dan haemofilus influenza. Di samping itu bakteri anaerob juga telah ditemukan pada permukaan dan poros tonsil, terutama grup bakteroides melaninogenikus.
Meskipun kebanyakan kasus tonsilitis dapat sembuh dengan penanganan konvensional, seperti istirahat (bedrest), asupan makanan yang baik, penurun panas (antipiretik), di mana tanpa pemberian antibiotik, tonsilitis biasanya berlangsung selama kurang lebih 1 minggu. Adapun pemberian antibiotik dalam kasus seperti ini, umumnya ditujukan untuk mengurangi episode penyakit dan lamanya gejala yang diderita seperti nyeri tenggorok, demam, nyeri kepala, ataupun pembengkakan kelenjar getah bening. Antibiotika sendiri menjadi indikasi jika pada pemeriksaan kultur dan resistensi ditemukan bakteri Streptokokus beta hemolitikus grup A, dengan tujuan mengeradikasi kuman dan mencegah komplikasi lebih lanjut.
Beberapa komplikasi yang mungkin timbul akibat tonsillitis akut atau berulang, di antaranya:
1. Abses peritonsilar (quinsy) : Biasanya timbul pada pasien dengan tonsillitis berulang atau kronis yang tidak mendapat terapi yang adekuat.
2. Abses parafaringeal : Timbul jika infeksi atau pus (cairan abses) mengalir dari tonsil atau abses peritonsilar melalui otot konstriktor superior, sehingga formasi abses terbentuk di antara otot ini dan fascia servikalis profunda. Komplikasi ini berbahaya karena terdapat pada area di mana pembuluh darah besar berada dan menimbulkan komplikasi serius.
3. Abses retrofaringeal : Keadaan ini biasanya disertai sesak nafas (dyspnea), ganggaun menelan, dan benjolan pada dinding posterior tenggorok, dan bisa menjadi sangat berbahaya bila abses menyebar ke bawah ke arah mediastinum dan paru-paru.
4. Adenitis servikalis supuratif
5. Tonsilolith : Tonsilolith adalah kalkulus di tonsil akibat deposisi kalsium, magnesium karbonat, fosfat, dan debris pada kripta tonsil membentuk benjolan keras. Biasanya menyebabkan ketidaknyamanan, bau mulut, dan ulserasi (ulkus bernanah).
6. Kista tonsil : Umumnya muncul sebagai pembengkakan pada tonsil berwarna putih atau kekuningan sebagai akibat terperangkapnya debris pada kripta tonsil oleh jaringan fibrosa.
7. Komplikasi sistemik : Kebanyakan komplikasi sistemik terjadi akibat infeksi Streptokokus beta hemolitikus grup A. Di antaranya: radang ginjal akut (acute glomerulonephritis), demam rematik, dan bakterial endokarditis yang dapat menimbulkan lesi pada katup jantung.

Penanganan tonsillitis bisa sangat bervariasi tergantung dari perjalanan penyakitnya sendiri, mulai dari penanganan konvensional hingga tindakan pembedahan seperti tonsilektomi dan adenoidektomi. Jika pun keputusan pembedahan yang diambil, maka harus berdasarkan indikasi yang jelas dan telah mempertimbangkan cost/benefit ratio dari tindakan tersebut, selain itu telah diperhitungkan komplikasi yang mungkin terjadi. Beberapa indikasi untuk tonsilektomi/adenoidektomi antara lain: tonsillitis rekuren atau kronis dengan kriteria yang telah ditentukan, difteria yang tidak berespon terhadap terapi medikamentosa, demam rematik, tonsillitis yang berkaitan dengan infeksi telinga tengah atau sinusitis maksilaris, formasi abses, obstruksi jalan napas, dugaan keganasan tonsil, dan lain sebagainya.

Menyapih bagian 2

Setelah 3 malam kita lewatin masa2 sulit untuk tidak nenen sewaktu tidur, ternyata adaptasi skill DD sangat sangatlah tinggi. Sekarang DD menemukan cara lain untuk tertidur pulas. Kalau bobo siang, DD bisa tertidur cukup dengan mendengar musik Mozart atau lullaby song for baby. Sedangkan untuk bobo malam, DD maunya bobok sambil pelukan, pipi mama nempel terus ke pipi Didi. dengan posisi ini DD bisa terlelap dan mama bisa pindah ke kamar mama nemanin Papa yang bobok sendirian :-)
Jam 4 atau jam 5 pagi, DD terbangun lagi dan nangis pas dia tahu ga ada mama di dekatnya. Mama langsung terbangun dan meluk DD sambil posisi pipi kita nempel satu sama lain. akhirnay DD terlelap lagi sampai pagi jam 7 sewaktu papa mau berangkat kerja.

Oh sayangku segitu hebatnya dikau, mama serasa mimpi berhasil menyapih DD tanpa paksaan dan tanpa dikasih yang pahit2. Mama yakin, DD bakalan jadi anak pinter nantinya, karena baru 2 tahun aja DD dah bisa ngerti cuma dikasih tahu kalau DD dah 2 tahun, ga boleh nenen lagi. tiba2 DD bisa brenti nenen, tanpa protes yang terlalu lama.

Mama sayang DD, U R my life, honey!